Status kasus tewasnya empat teknisi CSB Mall naik ke penyidikan  

Kasus tewasnya empat teknisi Cirebon Super Blok atau CSB Mall di septic tank pada Selasa, 9 April 2024 lalu memasuki babak baru. Kepolisian Resor atau Polres Cirebon Kota meningkatkan status kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan.

Update: 2024-05-03 19:23 GMT
Sumber foto: Yohanes Charles/elshinta.com.

Elshinta.com - Kasus tewasnya empat teknisi Cirebon Super Blok atau CSB Mall di septic tank pada Selasa, 9 April 2024 lalu memasuki babak baru. Kepolisian Resor atau Polres Cirebon Kota meningkatkan status kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan.

Hal ini disampaikan Kasat Reskrim Polres Cirebon Kota Ajun Komisaris Polisi Anggi Eko Prasetyo kepada Kontributor Elshinta, Yohanes Charles, Jumat (3/5). 

Anggi mengatakan pihaknya telah memeriksa belasan orang saksi terkait insiden yang menyebabkan empat karyawan di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Cirebon itu meninggal dunia.

Dikatakan Anggi, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara tim medis, ditemukan tanda-tanda bahwa keempat teknisi tersebut mati lemas.

"Penyebab mati lemasnya keempat teknisi ini hingga saat ini masih dalam penyelidikan tim medis atau tim dokter," kata Anggi. 

Lebih lanjut Anggi mengatakan meski kasus ini telah dinaikkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan, namun pihak kepolisian belum menetapkan tersangka karena masih mengumpulkan barang bukti.

Dan pendengar seperti diketahui, empat teknisi CSB Mall meninggal dunia di dalam septic pada Selasa 9 April 2024 lalu.

Keempat teknisi ini meninggal dunia saat sedang melaksanakan pekerjaan membersihkan septic tank yang saat ini dalam kondisi meluber.

Kasus meninggalnya empat teknisi CSB Mall di dalam septic tank kini ditangani Polres Cirebon Kota.

Tags:    

Similar News